Created (c) by Princexells Seyka (Princelling Saki)

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label mysql. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mysql. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Oktober 2012

Perintah MySQL untuk Menampilkan Data dari Beberapa Tabel

Di dalam suatu RDBMS termasuk MySQL, tentunya sudah menjadi suatu kewajaran jika dalam satu database dapat terdiri dari beberapa tabel. Masing-masing tabel tersebut dapat berhubungan (berelasi) satu sama lain. Relasi antar-tabel dapat berupa relasi 1-1 (one-to-one), 1-M (one-to-many), atau M-N (many-to-many). Sebagai contoh terlihat pada gambar pemodelan data konseptual (class diagram) di bawah ini. Tabel pelanggan berhubungan dengan pesan, pesan dengan barang, dsb.
Pada pembuatan suatu aplikasi, terkadang kita juga memerlukan tampilan data yang tidak hanya berasal dari 1 (satu) tabel, namun bisa dari beberapa tabel sekaligus. Contohnya, dari class diagram di bawah, kita ingin menampilkan nama pelanggan berikut transaksi yang pernah dilakukannya. Dari contoh tersebut, kita harus bisa menggabungkan minimal dua tabel, yaitu pelanggan dan pesan.
Untuk menggabungkan 2 (dua) atau lebih tabel, kita dapat menggunakan bentuk perintah JOIN. Dalam tutorial ini, akan dijelaskan secara bertahap mengenai bagaimana menggabungkan dua tabel atau lebih, terutama untuk menampilkan data yang berasal dari beberapa tabel. Contoh-contoh dalam tutorial ini secara khusus telah dicoba di database MySQL, namun demikian secara umum perintah penggabungan tabel di semua jenis database tidak jauh berbeda alias sama.

Sebelum belajar mengenai perintah penggabungan tabel, perlu dipersiapkan tabel-tabel yang akan dijadikan sebagai bahan latihan dan contoh dalam tutorial ini. Kita akan menggunakan tabel rancangan sistem pemesanan barang (pembelian) sederhana berikut ini. Untuk membuatnya, Anda dapat menggunakan tools seperti PHPMyAdmin dan MySQLFront atau dapat juga melalui command-prompt. Jika diperlukan, pelajari kembali postingan saya sebelumnya mengenai administrasi database MySQL dengan PHPMyAdmin dan juga dasar-dasar perintah SQL. Jangan lupa isikan beberapa contoh data ke tabel-tabel yang sudah Anda buat.
Contoh Class Diagram Sistem Pembelian
Contoh Class Diagram Sistem Pembelian

1. Inner Join

Dengan inner join, tabel akan digabungkan dua arah, sehingga tidak ada data yang NULL di satu sisi. Sebagai contoh, kita akan menggabungkan tabel pelanggan dan pesan dimana kita akan menampilkan daftar pelanggan yang pernah melakukan pemesanan (transaksi). Misalkan isi tabel pelanggan dan pesan adalah sebagai berikut :
Tabel pelanggan (hanya ditampilkan field id_pelanggan, nm_pelanggan dan email)
Contoh isi tabel pelanggan
Contoh isi tabel pelanggan
Tabel pesan.
Contoh isi tabel pesan
Contoh isi tabel pesan
Cara #1. Inner Join dengan WHERE.
Penggabungan dengan klausa WHERE memiliki bentuk umum sebagai berikut:
SELECT tabel1.*, tabel2.* FROM tabel1, tabel2
WHERE tabel1.PK=tabel2.FK;
Berikut ini perintah SQL untuk menggabungkan tabel pelanggan dan pesan:
SELECT pelanggan.id_pelanggan, pelanggan.nm_pelanggan, pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan
FROM pelanggan, pesan
WHERE pelanggan.id_pelanggan=pesan.id_pelanggan;
Hasilnya sebagai berikut:
Hasil Penggabungan 2 Tabel dengan Where
Hasil Penggabungan 2 Tabel dengan WHERE
Pada hasil perintah query di atas terlihat bahwa terdapat 5 (lima) transaksi yang dilakukan oleh 3 (tiga) orang pelanggan. Jika kita lihat kembali isi tabel pelanggan di atas, maka terdapat satu pelanggan yang tidak ditampilkan yaitu yang memiliki id pelanggan P0003. Pelanggan tersebut tidak ditampilkan karena belum pernah melakukan transaksi.
Cara #1. Inner Join dengan klausa INNER JOIN.
Berikut ini bentuk umumnya:
SELECT tabel1.*, tabel2.*
FROM tabel1 INNER JOIN tabel2
ON tabel1.PK=tabel2.FK;
Dan berikut ini perintah SQL penggabungan tabel pelanggan dan pesan.
SELECT pelanggan.id_pelanggan, pelanggan.nm_pelanggan, pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan
FROM pelanggan INNER JOIN pesan
ON pelanggan.id_pelanggan=pesan.id_pelanggan;
Hasilnya akan sama dengan gambar di atas (cara #1).

2. Outer Join

Dengan outer join, tabel akan digabungkan satu arah, sehingga memungkinkan ada data yang NULL (kosong) di satu sisi. Sebagai contoh, kita akan menggabungkan tabel pelanggan dan pesan dimana kita akan menampilkan daftar pelanggan yang pernah melakukan pemesanan (transaksi).
Outer Join terbagi menjadi 2 (dua) yaitu LEFT JOIN dan RIGHT JOIN. Berikut ini bentuk umum dan contohnya:
LEFT JOIN.
Bentuk umum:
SELECT tabel1.*, tabel2.*
FROM tabel1 LEFT JOIN tabel2
ON tabel1.PK=tabel2.FK;
Contoh perintah SQL:
SELECT pelanggan.id_pelanggan, pelanggan.nm_pelanggan, pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan
FROM pelanggan LEFT JOIN pesan
ON pelanggan.id_pelanggan=pesan.id_pelanggan;
Hasilnya:
Hasil Perintah Left Join
Hasil Perintah Left Join
Berbeda dengan hasil sebelumnya (inner join), penggunaan left join akan menampilkan juga data pelanggan dengan id P0003, walaupun pelanggan tersebut belum pernah bertransaksi. Dan pada kolom id_pesan dan tgl_pesan untuk pelanggan P0003 isinya NULL, artinya di tabel kanan (pesan) pelanggan tersebut tidak ada.
RIGHT JOIN
Bentuk umum:
SELECT tabel1.*, tabel2.*
FROM tabel1 RIGHT JOIN tabel2
ON tabel1.PK=tabel2.FK;
Contoh perintah SQL:
SELECT pelanggan.id_pelanggan, pelanggan.nm_pelanggan, pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan
FROM pelanggan RIGHT JOIN pesan
ON pelanggan.id_pelanggan=pesan.id_pelanggan;
Hasilnya:
Hasil Perintah Right Join
Hasil Perintah Right Join
Dengan right join, tabel yang menjadi acuan adalah tabel sebelah kanan (tabel pesan), jadi semua isi tabel pesan akan ditampilkan. Jika data pelanggan tidak ada di tabel pelanggan, maka isi tabel pesan tetap ditampilkan.
Description: Perintah MySQL untuk Menampilkan Data dari Beberapa Tabel Rating: 3.5 Reviewer: Angger Irwanto ItemReviewed: Perintah MySQL untuk Menampilkan Data dari Beberapa Tabel

Jumat, 05 Oktober 2012

pembuatan aplikasi web yang dapat dihubungkan dengan MySQL

Tutorial kali ini akan membahas cara pembuatan aplikasi web yang dapat dihubungkan dengan MySQL. Pada paket instalasi Xampp terdapat MySQL dan phpMyAdmin.
MySQL adalah database yang menghubungkan script PHP menggunakan perintah query dan escaps character yang sama dengan PHP . MySQL mempunyai tampilan client yang mempermudah Anda dalam mengakses database.

Sedangkan phpMyAdmin merupakan halaman yang terdapat pada web server . Fungsi dari halaman ini adalah sebagai pengendali data - base MySQL menggunakan web server .
Adapun langkah-langkah untuk menjalankan phpMyAdmin, adalah berikut ini.
1. Terlebih dahulu Anda buka Web browser yang ada pada komputer caranya klik Start | P r ograms | Internet Explorer atau web browser lain seperti Mozila Firefox atau opera.
2. Kemudian pada kotak alamat address. Anda ketik
http://localhost/phpmyadmin , lalu tekan Enter pada keyboard.

3. Maka akan tampil halaman phpMyAdmin seperti pada Gambar 3 .
 

Gambar 3 Halaman phpMyAdmin
4. Anda dapat memilih bahasa yang digunakan pada halaman phpMyAdmin . Caranya pada bagian Language, Anda ganti bahasa English ke Bahasa Indonesia(kalau mau) . Lihat Gambar 4 .
Pilih Bahasa

Indonesia
Gambar 4 Mengganti bahasa yang digunakan
5. Apabila Halaman phpMyAdmin tidak muncul seperti gambar di atas maka Anda harus mengeceknya dengan cara Klik Start | All Programs | Apache Friends | XAMPP | XAMPP Control Panel. Perhatikan Gambar 5 .

Gambar 5 Membuka Aplikasi xampp control panel

Lihat Gambar 6


.Gambar
6 Apache dan MySQL telah diaktifkan
6. Selanjutnya Anda Klik Start pada bagian Apache dan MySQL , maka akan tampil status menjadi running .

MEMBUAT DATABASE
1. Pastikan Anda masih berada pada halaman phpMyAdmin. Lihat
Gambar 7 .

 
Gambar 7 Halaman phpMyAdmin
2. Untuk membuat database baru, caranya pada kotak teks Ciptakan database baru Anda ketik nama maxi setelah itu klik tombol Ciptakan . Lihat Gambar 8 .

          Ketik di sini Klik Ciptakan database baru
Gambar 8 Membuat database baru

3. Apabila proses pembuatan database berhasil, maka akan te r cipta database baru pada phpMyAdmin seperti pada
Gambar 9
.

2
Gambar 9 Pembuatan database berhasil 

MEMBUAT TABEL
Setelah Anda membuat database. T ahap selanjutnya adalah membuat table . T able ini nantinya akan digunakan untuk menyimpan data - data yang akan ditampilkan pada halaman web.
Adapun cara-cara pembuatan table adalah sebagai berikut.
1. Pastikan Anda telah membuka halaman phpMyAdmin dan mengaktifkan database maxi . Perhatikan Gambar 10 .

Gambar 10 Halaman phpMyAdmin

2. Perhatikan Gambar 11 . Klik pada tab SQ L ,kemudian akan tampil a r ea input perintah SQL. Ketiklah perintah di bawah ini , setelah itu klik tombol Go .

CREATE TABLE buku ( id INT NOT NULL primary key auto_increment,
judul VARCHAR ( 50 ) NOT NULL ,
pengarang VARCHAR ( 50 ) NOT NULL ,
penerbit VARCHAR ( 30 ) NOT NULL ,
tahun INT ( 4 ) NOT NULL ) ;

Baris 1

Perintah di atas akan membuat tabel dengan nama buku, field pertama yaitu field id. field ini adalah field sebagai primary key ( unik) dengan auto_increment ( penomoran secara otomatis ).

• Baris 2 - 4

Perintah berikutnya akan membuat field judul dengan tipe data varchar ( 50 ) , field pengarang tipe data varchar (50) , penerbit tipe data varchar ( 30 ) dan not null ( tidak boleh kosong ) .Perintah berikutnya membuat field tahun dengan tipe int dan not null
( tidak boleh kosong).



MEMBUKA KONEKSI KE SERVER
Untuk melakukan koneksi ke server , Anda perlu membuat file khusus yang berfungsi sebagai panghubung antara script dan database. Untuk membuka koneksi ke server Anda harus memerlukan alamat server, username dan password.
Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Anda buka aplikasi Macromedia Dreamweaver 8 . Klik T ombol Start pada Start menu. Kemudian Anda pilih menu All Programs > Macromedia > Macromedia Dreamweaver 8.
Gambar 16
Memilih PHP
. Setelah tampil jendela Start page Anda Klik icon dengan tulisan PHP , Perhatikan Gambar 16 .


3. Setelah diklik icon maka akan tampil jendela dokumen baru seperti Gambar 17 .

 
Gambar 17 T ampilan Jendela dokumen
4. Selanjutnya Anda pastikan tab yang aktif pada Code . Lihat Gambar 18
.
Gambar 18 Mengaktifkan tab Code
5. Kemudian Anda hapus semua kode, lalu ketikkan kode di bawah ini.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<?php
$host = “localhost”;
$user = “root”;
$pass = “”;
$koneksi = mysql_connect($host, $user,
$pass);
if (!$koneksi) {
echo “Koneksi ke database gagal”;
};
?>
Baris 1 A wal tag PH P .
• Baris 2 - 6 V ariabel host , user , password pada server dan koneksi.
• Baris 7 -9 Jika koneksi database gagal , maka akan tampilkan pe- san bahwa koneksi ke database gagal.
• Baris 10 Akhiri Tag PH P .
6. Simpan ke dalam lokasi c:/xampp/htdocs/xampp , lalu Anda buat folder baru dengan nama koneksi_PHP dan simpan file dengan nama koneksi.php. Per hatikan Gambar 19 .

Tempat penyimpan lokasi
Beri nama koneksi.php
Gambar 19 Menyimpan dengan nama file koneksi.php
MENYELEKSI DATA BASE
Setelah data terhubung ke dalam Server , Anda diizinkan untuk menghubungkan databse yang akan digunakan. Perintah untuk menyeleksi database adalah mysql_select_db( ).
Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut;
1. Pastikan jendela Dreamweaver Anda masih aktif. Buatlah halaman PHP yang baru.
2. Ketiklah perintah di bawah ini untuk menyeleksi database maxi yang telah Anda buat sebelumnya.


1
2
3
4
5
6
7
8
<?php
include (“koneksi.php”);
$database = “maxi”;
$selek_db = mysql_select_db ($database);
if (!$selek_db) {
die (“Database tidak terseleksi”);
}
?>
Baris 1 A wal tag PH P .
• Baris 2 Memanggil file koneksi.php.
• Baris 3-4 V ariabel database diisi dengan nama database yang akan dipanggil dan variabel untuk penyeleksian database.
• Baris 5-7 Jika Penyeleksian database tidak berhasil maka tampilkan pesan Databse tidak terseleksi.
• Baris 8 Akhiri Tag PH P .
3. Simpan ke dalam lokasi c:/xampp/htdocs/xampp/koneksi_PHP dan simpan file dengan nama seleksi_db.php.

MENAMPILKAN HASIL QUERY 
Untuk menampilkan seluruh data di dalam tabel. Anda dapat m e - nampilkannya melalui halaman PHP yang akan Anda buat.Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut;
1. Bukalah Program Dreamweaver Anda dan pilihlah jenis halaman PH P .
2. Kemudian ketiklah perintah di bawah ini untuk menampilkan semua data pada tabel buku. 


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
<html>
<title>Menampilkan data ke dalam tabel</title>
<body>
<table border=”1”>
<tr>
<th>Kode Buku</th>
<th>Judul Buku</th><th>Pengarang<th>
<th>Penerbit</th><th>tahun</th>
</tr>
<?php
include (“koneksi.php”);
include (“seleksi_db.php”);
$seleksi = “SELECT * FROM buku”;
$hasil_seleksi = mysql_query ($seleksi);
if (!$hasil_seleksi){
echo “Proses penyeleksian tabel buku gagal !!!”;
} else {
while ($baris = mysql_fetch_
array ($hasil_seleksi)) {
echo “<tr>
<td>$baris[id]</td>
<td>$baris[judul]</td>
<td>$baris[pengarang]</td>
<td>$baris[penerbit]</td>
<td>$baris[tahun]</td>
<tr>”;
};
};
?>
</table>
</body>
</html>
• Keterangan Kode
• Baris 1-2
A wal tag HTML dan membuat title atau judul halaman.
• Baris 3 - 9 Pada bagian bod y , dibuat perintah pembuatan tabel dengan tag <th> untuk memasukkan judul masing-masing kolom.
• Baris 10 - 13
A wal tag PH P , perintah Include akan menghubungkan dan menyeleksi database dengan memanggil file koneksi.php dan seleksi_db.php yang telah Anda buat sebelumnya.
• Baris 14
V ariabel $seleksi diisi dengan perintah untuk menyeleksi seluruh data di dalam tabel buku, sedangkan variabel $hasil_seleksi diisi dengan perintah untuk meng-eksekusi query penyeleksian tabel.
• Baris 15 - 29
Apabila proses penyeleksian gagal , maka akan ditampilkan pesan bahwa p r oses penyeleksian tabel gagal dan apabila berhasil dilakukan perintah pengulangan WHILE sebanyak baris yang te r dapat di dalam tabel buku. Kemudian, hasil dari per intah mysql_fetch_array ditampilkan ke dalam tabel. penulisan nama array harus sesuai dengan nama field yang te r dapat pada tabel buku.
• Baris 30
• Baris 31-33
Akhiri dan tutup tag PH P .
Akhiri tag tabel body dan HTML.

MENJALANKAN PROGRAM
Sekarang Anda coba jalankan web yang telah Anda buat menggunakan browser , baik itu Internet Explorer atau browser lainnya. Pada tutorial kali ini menggunakan browser Mozila Fi refox. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Anda buka Klik T ombol Start pada Start menu. Kemudian Anda pilih menu All P r ograms > Mozila Fi r efox . Lihat Pada Gambar 22 .

Gambar 22 Membuka P r ogam Mozila Fi r efox
2. Kemudian akan tampak jendela b r owser Mozila Fi r efox . terlihat pada
Gambar 23 di bawah ini.

Gambar 23 Jendela Mozila Fi r efox
3. Setelah itu Anda Ketik dialamat address pada browser Mozila Firefox yaitu http:/Localhost/xampp/koneksi_PHP lalu tekan Enter , maka akan tampil halaman yang telah Anda buat. Perhatikan Gambar 24
Ketik alamat

URL di sini
Gambar 24 Halaman Index.php
 
Description: pembuatan aplikasi web yang dapat dihubungkan dengan MySQL Rating: 3.5 Reviewer: Angger Irwanto ItemReviewed: pembuatan aplikasi web yang dapat dihubungkan dengan MySQL

Kamis, 04 Oktober 2012

Membuat Site (web site) dan Koneksi PHP MySQL dengan Adobe Dreamweaver CS 3


Pada artikel kali ini saya akan berbagi mengenai pembuatan site dengan Adobe Dreamweaver CS 3. Dimana begitu mudahnya membuat site dengan menggunakan Adobe Dreamweaver CS 3 yang sudah lengkap dengan koneksi ke database (jika sudah membuat database) misalnya MySql di XAMPP ( lihat instalasi XAMPP ).
Oke, langsung ke prakteknya (Pastikan sudah membuat database di MySql misalnya di XAMPP):
1. Instalasi aplikasi Adobe Dreamweaver CS 3 (bagi yang belum di install di komputernya)
2. Setelah terbuka klik menu Site  new site (lihat gambar di bawah ini)

3. Kemudian akan muncul halaman di bawah ini

4. Pada Category (Local Info) Isikan site name, Local root folder, HTTP Address ( pada artikel ini penulis membuat site dengan nama “contoh”) Lihat pada gambar di bawah ini :

5. Kemudian masuk pada Category (Testing server). Pilih Server model (PHP MySql) karena nantinya meenggunakan bahasa pemrograman web PHP dan database MySql, Kemudian pilih Acces pada (Local/network), kemudian pada URL Perfix tambahkan dengan nama site kita misalnya yang penulis pakai yaitu : http://localhost/contoh. setelah itu klik OK, Lihat gambar di bawah ini

6. Setelah berhasil maka nama site kita akan muncul pada panel sebelah kanan (lihat gambar di bawah ini).


Setelah selesai membuat site, maka selanjutnya adalah membuat koneksi dengan database MySql, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Buat satu file dengan ekstensi .php, cara yang mudah adalah klik kanan pada nama site di panel kanan tadi, trus pilih  new file. Beri nama file tersebut dan jangan lupa ekstensinya adalah .php. (lihat gambar di bawah ini )

2. Contohnya pada gambar di bawah ini :

3. Setelah itu buka file yang telah kita buat dengan cara double klik file tersebut, setelah terbuka klik pada  Aplication dan posisikan tab pada Database ( lihat gambar di bawah ini )

4. Kemudian klik tanda + dan klik MySQL Connection yang ada di bawah tab database ( lihat gambar di bawah ini)

5. Isikan semua data yang dibutuhkan dari = Connection name ( bebas), MySQL server (localhost), User name (root), password (dikosongi saja karena untuk XAMPP tidak perlu password, berbeda dengan local server yang lain yang harus diisi password maka diisi sesuai dengan password pada saat kita install local server yang kita pakai), Database ( silahkan klik pada  select, maka akan muncul nama-nama database yang akan kita pakai) Lihat gambar di bawah ini :

6. setelah itu klik OK dan silahkan dicoba dengan klik pada test, jika sukses maka akan muncul pemberitahuan seperti gambar di bawah ini :

7. Kemudian klik OK, maka pada panel aplikasi akan muncul gambar di bawah ini :

8. Maka dengan begitu, kita sudah berhasil membuat site beserta dengan koneksinya sekalian...!!!

Silahkan mencoba dan semoga sukses...!!!!!!

sumber : http://asik-berbagi.blogspot.com
Description: Membuat Site (web site) dan Koneksi PHP MySQL dengan Adobe Dreamweaver CS 3 Rating: 3.5 Reviewer: Angger Irwanto ItemReviewed: Membuat Site (web site) dan Koneksi PHP MySQL dengan Adobe Dreamweaver CS 3