Pria tersebut, Gilberto Araujo dinyatakan tewas oleh polisi setempat karena ditembak. Kakak Gilberto pun mengidentifikasi jenazah tersebut sebagai jenazah adiknya.
Setelah memastikan korban adalah Gilberto, yang sehari-hari bekerja sebagai pencuci mobil, jenazahnya dibawa ke rumah ibu mereka.
Keluarga pun sedih dan berduka atas kematian Gilberto. Namun, saat pemakaman berlangsung, tiba-tiba keluarga dan teman-teman Gilberto terkejut.
Pasalnya, pria berumur 41 tahun ini bertemu dengan seorang temannya di jalan saat proses pemakaman jenazahnya berlangsung.
“Seorang teman mengatakan ada peti mati dan saya di dalamnya,”ujarnya.
Namun, Gilberto menegaskan dirinya masih hidup, dan dia meminta temannya mencubit lengannya jika tak percaya bahwa dirinya masih hidup.
“Tapi saya masih hidup. Cubit saya,”katanya seperti dilaporkan mirror.co.uk.
Penasaran, Gilberto mencoba menghubungi temannya yang lain lewat telepon. Namun, teman yang ditelepon menganggap hal itu hanya tipuan seseorang.
Teman Gilberto tak percaya dia masih hidup. Akhirnya, Gilberto memutuskan menuju pemakaman. Kehadirannya pun mengejutkan seluruh orang yang hadir di pemakaman.
Kemunculan Gilberto sangat membahagiakan ibunya yang sedang bersedih, namun menakutkan orang lain.
Tak hanya teman dan keluarga Gilberto yang bingung dengan kemunculannya. Inspektur polisi Roberto Lima juga bingung. Dia tak habis pikir keberadaan Gilberto yang telah dinyatakan meninggal.
“Kedua laki-laki itu sangat mirip satu sama lain, dan keduanya juga bekerja sebagai pencuci mobil,”ujar Roberto. (Kabar24/nj)









0 komentar:
Posting Komentar